wiew, parfum ajaib…..

Pertanian merupakan kegiatan yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagai mata pencaharian utama. Pertanian Indonesia didukung oleh letak astronomis Indonesia yang terketak di 6̊ LU-11̊ LSdan 95̊ BT-141̊ BT yang menempatkan Indonesia memiliki iklim tropis dengan 2 musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan sekaligus dilalui jalur khatulistiwa. Hal inilah yang mendukung sektor pertanian Indonesia yang memiliki daratan luas yang subur dan perairan luas sebagai sumber perikanan yang melimpah. Misalnya, wilayah Kabupaten Samosir.

Kabupaten Samosir tekenal dengan Danau Toba yang dimanfaatkan sebagai daerah pariwisata juga sebagai lahan bermata pencaharian yaitu perikanan. Masyarakat yang tinggal di pesisir danau Toba memanfaatkan danau toba sebagai tempat penangkapan ikan, penangkaran ikan-ikan air tawar dengan keramba misalnya ikan mas, mujahir, nila, lele, gabus, malas, pora-pora yang sudah dikirim ke hampir seluruh wilayah sumatera utara dan sebagian sumatera barat. Masyarakat samosir juga mengolah eceng gondok sebagai usaha rumah tangga membuat cenderamata seperti tas, topi, tikar, dll yang banyak diminati wisatawan.

Masyarakat Samosir juga bemata pencaharian sebagai petani yang didukung oleh letak geografis 1000m dpl yang cocok ditanami dengan tanaman  seperti kopi, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, vanili, kacang tanah, singkong, ubi jalar, jagung juga buah alpukat, markisa, dan terong belanda. Namun dari banyak jenis tanaman yang dihasilkan, kopi merupakan komoditi utama dari kabupaten Samosir yang telah dikirim ke berbagai daerah di Sumatera Utara. Padi juga merupakan komoditi utama setelah kopi. Areal persawahan banyak dijumpai di sekitar danau toba dan lahan basah yang dilalui irigasi dari sungai-sungai yang mengalir ke danau toba.

Yosephine Vincensia Sinaga
H44110105
Laskar 28